Guru di SDN Cikadal Mandrajaya, Keluhkan Dana PIP Siswanya Belum Kunjung Cair?

oplus_2

ONENEWSOKE.com

CIEMAS-SUKABUMI, – Operator yang juga guru pengajar di SDN Cikadal, Desa Mandrajaya Kecamatan Ciemas Kabupaten Sukabumi Jawa Barat, keluhkan dana PIP siswa didiknya yang belum cair, Kamis (13/06/2024)

Hal itu diungkapkan Jujun S.Pd, saat dikonfirmasi Awak Media onenewsoke.com di sekolah dimana dirinya bekerja/mengajar.

oplus_2

Jujun menjelaskan, berkas ajuan program Indonesia pintar (PIP) untuk siswa yang  ada di sekolah SDN Cikadal tersebut, sudah diserahkan pada pihak Bank BRI cabang Tamanjaya satu bulan sebelumnya.

“Kita sudah menunggu sudah lebih dari satu bulan, pihak Bank bilang disuruh tunggu jadwal dari mereka (Bank’). Dan belum ada jadwal yang jelas sampai saat ini ,”ungkapnya

Selaku pihak dari sekolah, Jujun pun mengatakan dirinya berharap PIP bisa cair sebelum tanggal 25 Juni 2024, Dan saat ini ada 89 siswa yang mendapatkan program PIP disekolah tersebut.

“Kami dari pihak sekolah beharap pada pihak Bank BRI cabang Tamanjaya, semoga bisa cair sebelum kenaikan kelas tanggal 25 Juni sekarang, ya untuk meringankan beban para wali murid yang akan membayar biaya samenan di sekolah. Tapi ya mau gimana lagi, kan pihak mereka yang mengeluarkan dari pihak BRI,”keluhnya .

Sementara itu, onenewsoke.com  pun mencoba menghubungi Kepala Cabang BRI Tamanjaya Fajar, namun sulit dihubungi apakah sudah ganti nomer atau memang ada gangguan signal? Sampai berita ini disiarkan, belum ada tanggapan perihal keterlambatan pembayaran PIP ke SDN Cikadal tersebut dari pihak Bank BRI cabang Tamanjaya.

Kemudian melalui WhatsApp pribadinya Kepala Sekolah SDN Cikadal Cephery Ependi S.Pd.,MM pun angkat bicara, perihal PIP yang ada di sekolah yang dimana dirinya motori

“Kami pihak sekolah belum ada konfirmasi dari Bank, untuk lebih jelasnya mungkin bisa langsung tanya ke Pa  Jujun yang  bawa berkasnya ke bank,”terangnya.

Cephery juga berharap mengenai keterlambatan pencairan PIP tersebut, “Ya berharap segera terealisasi karena mungkin sangat dinantikan oleh yang bersangkutan ( wali murid),”tandasnya.

Perlu diketahui, program Indonesia pintar (PIP) merupakan  bantuan berupa uang tunai, perluasan akses, dan kesempatan belajar dari pemerintah yang diberikan kepada peserta didik dan mahasiswa yang berasal dari keluarga miskin atau rentan miskin untuk membiayai pendidikan selama berlangsung. Dan tentunya ini mesti tepat sasaran, sehingga tidak memunculkan konflik internal sekolah dan pemerintah nantinya.

Editor: Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *