Pelaku dan Pengelolaan DTW Wilayah Pajampangan, Terima Bintek Dari Dispar Provinsi Jabar

1001002606 01

ONENEWSOKE.com

SUKABUMI, – Bertempat di Pondok Hexa, Ujung Genteng Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi. Selama dua hari Rabu – Kamis (15-26/05/2024), berlangsung kegiatan bimbingan teknik ( Bimtek ), yang diinisiasi Dinas Pariwisata dan Kebudayaan ( Disparbud ) Propinsi Jawa Barat. Yang diikuti oleh enam pengelola Daerah Tujuan Wisata ( DTW ) yang ada di Pajampangan.

IMG 20240517 WA0029

Kegiatan yang mengusung tema ” Pelatihan Berbasis Kompetensi Peningkatan Sumberdaya Alam Tatakelola Dan Pengembangan Destinasi Pariwisata Berbasis Grosite di Kawasan CUGGp ” tersebut diselenggarakan atas permintaan dari para pengelola DTW di Pajampangan.

Pengelola Daerah Tujuan Wisata ( DTW ) yang mendapat kesempatan mengikuti Bimtek tersebut, antara lain Pokdarwis Minajaya Beach, Pokdarwis Megalodon, Pokdarwis Taman Pandan, Pengelola Karang Panganten, pengelola Batu Panganten, dan pengelola Karang Gantungan, Desa Pasiripis, Surade.

Adapun untuk Pemateri diacara Bimtek antara lain, Plt Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Jujun Junaeni, Kepala Dinas Lingkungan Hidup ( DLH ) Kabupaten Sukabumi, Prasetyo, Pengelola Desa Hanjeli Kecamatan Waluran Asep Hidayat, Ketua Pokdarwis Kabupaten Sukabumi M. Teguh , dan Kabid Destinasi Propinsi Jawa Barat, Ani Widiani, serta dari Badan Pengelola CUGGp, Risda.

Kepala Bidang Destinasi Provinsi Jawa Barat, Ani Widiani mengatakan tujuan kegiatan tersebut memberi pemahaman dan kesadaran kepada masyarakat terkait dengan tatakelola objek wisata. Karena katanya, selama ini masyarakat belum sadar dan memahaminya.

Ani juga berharap, para pengelola destinasi wisata tahu bagaimana cara mengelola objek yang baik. Artinya bisa memberikan pelayanan kepada pengunjung, juga di objek wisata yang dikelolanya bisa tertata dengan baik, misalnya bebas sampah, dengan harapan pengunjung merasa ingin kembali berkunjung ke objek wisata tersebut.

Sementara, Kepala Dinas DLH Kabupaten Sukabumi Prasetyo, dalam paparannya menyampaikan, para pengelola objek wisata wajib melakukan terobosan dalam menangani sampah. Dan diharapkan bisa memanfaatkan sampah menjadi bahan bernilai guna,”katanya.

Sementara itu ditempat yang sama, Asep Hidayat salah seorang pengelola obkek wisata dengan Desa Hanjeli Waluran Mandiri, menjadi pemateri di acara Bimtek tersebut. Menurut Asep, Bimtek yang digelar Dinas Pariwisata Provinsi Jabar tersebut cukup menarik.

“Bimtek ini cukup menarik, dan ini lebih fokus kepada geowisata, ini perlu pemahaman para pengelola objek wisata, bukan hanya paham lokasi saja, tetapi harus faham tentang pemanasan dari geowisata tersebut, itu akan menambah pengetahuan para pengelola objek wisata tersebut, kita kan ada di cakupan CUGGp, “tandasnya.

Editor: Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *