Pasilitas Objek Wisata di Minajaya Surade Yang Baru Dibangun, Dipertanyakan Warga

1000951458 01 scaled
oplus_16

ONENEWSOKE.com

SUKABUMI, – Waduh, bangunan sarana penunjang yang berlokasi di  objek wisata Pantai Minajaya Desa Buniwangi, Kecamatan Surade Kabupaten Sukabumi  menuai kritikan warga. Mulai dari kualitas sampai ulah para pekerjanya.

Diketahui, pembangunan sarana wisata di Minajaya mengunakan Dana Alokasi Khusus ( DAK ) sebesar Rp 4 milyar lebih. Dan pelaksanaan pembangunannya mulai dari 20 Agustus 2023 sampai November 2023.

IMG20240412124503
Pasilitas Objek Wisata di Minajaya Surade Yang Terbengkalai

Fasilitas yang dibangun antara lain, gedung TIC, kios, mushola, plaza amphitheatre, panggung kesenian, menara pandang, toilet, dan lahan parkir.

Subkor Sarpras Dinas Pariwisata ( Dispar ) Kabupaten Sukabumi ketika itu, Rahman Syah Akbar menjelaskan kepada awak media, pengerjaan pembangunan fasilitas wisata Minajaya sudah selesai. Saat ini tinggal pemeliharaan selama enam bulan.

Disayangkan pembangunan dengan anggaran fantastis itu hingga sekarang menuai sorotan warga. Pasalnya dibeberapa titik terdapat kerusakan. Dibagian halaman gedung sekaligus sebagai lahan parkir, terjadi retakan dan amblas bekas roda kendaraan.

Pada bagian belakang gedung kesenian terdapat  retakan pada dinding tanggul, bahkan sebagian terjadi longsoran. Terus  Lantai gedung tersebut, pada bagian belakang dipenuhi lumpur.
Belum lagi jika hujan turun air bercampur lumpur masuk ke ruangan tunggu pada gedung tersebut.

Hasil penelusuran Awak Media pada Jum’at (12 April 2024), pada bangunan menara pandang terdapat instalasi listrik yang terkesan asal asalan.

Kondisi itu seolah pembangunan tidak terencana dengan matang. Karenanya  kondisi dan kualitas hasil pembangunan kini menuai sorotan publik.

Sementara Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi Jujun Junaeni yang dihubungi awak media menuturkan, pihaknya sudah memerintahkan pihak pelaksana yakni PT Demix untuk melakukan perbaikan karena masih dalam tanggungjawab yang bersangkutan.

Lebih lanjut katanya, apabila pihak yang bersangkutan ( PT. Demix ) tidak kooperatif langkah selanjutnya akan menyampaikannya ke  inspektorat untuk di blacklist.

” Insya Allah akan diadakan pemeliharaan baik oleh penyedia maupun oleh kami, ” tandasnya.

Ditempat lokasi pembangunan, Oleh salah satu warga mengatakan,”

“Saya sangat kecewa banget dengan pembangunan itu, artinya saja bahasa saya ini. Ya intinya CV itu jangan datang lagi ke wilayah Jampang lah,”geramnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *