Renungan Ramadhan : Apa Itu Malam Lailatul Qadar ?

IMG 20240327 052125

ONENEWSOKE.com

SUKABUMI , – Sering kali orang mengatakan, malam Lailatul Qadar pada bulan suci Ramadhan. Tentunya bagi semua umat Islam, itu menjadikan sebuah magnet yang luar biasa dan tidak bisa ditampik berharap bisa bertemu dengan malam seribu bulan tersebut (malam Lailatul Qadar). Rabu 27 Maret 2024.

Apa malam Lailatul Qadar itu ?

Bahwa malam Lailatul Qadar adalah malam yang sangat istimewa bagi umat Muslim. Dengan melakukan amalan-amalan yang dianjurkan pada malam ini, umat Muslim dapat memperoleh pahala yang besar dan mendapatkan berbagai keberkahan dari Allah SWT. Dan ciri-ciri orang yang mendapat ketenangan hati dan akan merubah setiap gerak langkah kehidupannya, hanya di jalan Allah SWT.

Dilangsir dari NU Online, Prof Muhammad Quraish Shihab menyebutkan, dua tanda bagi orang yang menerima kesempatan berjumpa dengan malam lailatul qadar, yakni bertambahnya kebaikan dan merasakan adanya ketenangan.

Ramadhan 1445 hijrah 2024, bisa kita sedikit berbagi ilmu dan menyebarkan kebaikan ilmu tersebut kepada seluruh umat manusia, khususnya umat Islam di Nusantara ini

    السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

‎‎‎‎‎‎‎‎‎‎‎‎
‎اَلْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِيْ أَحْيَانَا بَعْدَ مَا أَمَاتَنَا وَإِلَيْه
النُّشُوْرِ

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

اِنَّاۤ  اَنْزَلْنٰهُ  فِيْ  لَيْلَةِ  الْقَدْرِ

“Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur’an) pada malam qadar.”
(QS. Al-Qadr 97: Ayat 1)

Disebutkan di dalam tafsir Ath-Thabari bahwa, Al-Qur’an diturunkan ke langit dunia secara utuh dalam satu kesatuan pada malam Lailatul Qadar. Hal ini selaras dengan apa yang disampaikan oleh Ibnu Abbas bahwa Al-Qur’an diturunkan dari lauh al-mahfudh ke langit dunia secara keseluruhan dalam sekali waktu pada bulan Ramadhan, tepatnya pada malam Lailatul Qadar.

Lailatul Qadar itu terjadi pada sepuluh malam terakhir di bulan Ramadhan, sebagaimana sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam: “Carilah Lailatul Qadar pada sepuluh malam terakhir dari bulan Ramadhan.”(HR. Bukhari-Muslim)

“Carilah Lailatul Qadar di malam ganjil dari sepuluh malam terakhir di bulan Ramadhan.” (HR. Bukhari)

Kemungkinan terjadinya Lailatul Qadar di malam-malam ganjil itu lebih besar daripada malam-malam genap, sebagaimana sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam Riwayat dari Ibnu Umar, (dia berkata), Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Carilah di sepuluh hari terakhir, jika tidak mampu maka jangan sampai terluput tujuh hari sisanya.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Salah satu esensi yang harus jadi renungan kita semua, marilah kita berlomba dalam melakukan kebaikan (sesuai hadist dan Al Qur’an), tidak perlu berharap apapun, kecuali segalanya karena Allah SWT (lilahitaala). Karena Allah SWT maha mengetahui segalanya. (*)

Sumber photo : Sahabat Yatim

Editor: Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *