Ada Beberapa Poin Penting Yang Dibahas di Rakor DPU Kabupaten Sukabumi, INI DIANTARANYA!

IMG 20240310 WA0118 01

ONENEWSOKE.com

SUKABUMI, – Bertempat di Aula Kantor SDA DPU Kabupaten Sukabumi, Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Sukabumi menggelar rakor bersama unsur Bidang Bina marga, Pengairan, Alat berat Laboratorium dan sepuluh Kepala UPTD, Kasubag dan Subkor UPTD se-Kabupaten Sukabumi, pada Jum’at (8/3/2024)

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sukabumi Dede Rukaya mengatakan,

“Disamping saya baru menjabat di DPU, sebelum kegiatan rakor saya kembali bersilaturahmi sekaligus membahas guna meningkatkan gairah atau semangat kita untuk membangun, meningkatkan konsolidasikan semua potensi kinerja Dinas PU,”ungkapnya

Lanjut Dede, “Jadi tadi saya sampaikan kekeluarga besar DPU yakni tiga hal yang perlu diperhatikan secara cermat agar organisasi ini bisa berjalan dengan baik, yaitu tiga P, pertama adalah Pegawai atau karyawan harus dipetakan seluruhnya mulai dari pendidikan, kemampuan teknis, Kapasitas juga kapabilitas .Termasuk hak pegawai dapat diperhatikan seperti naik pangkat, pensiun dan lain sebagainya,”imbuhnya.

“Kemudian kedua, Prasarana dan sarana yang mendukung penunjang pekerjaan pegawai, seperti kepala UPTD Ciemas hingga saat ini belum memiliki kendaraan Dinas, sekiranya nanti dapat terpenuhi guna mendukung pekerjaan mereka,”Kata Dede menambahkan .

Masih kata Kepala Dinas PU Binamarga Kabupaten Sukabumi yang baru ini, “Terus ketiga adalah Pendanaan, jadi bagaimana kita dapat mensuport anggaran agar percepatan akselerasi bergeraknya roda organisasi, “imbuhnya.

Point penting lainnya ,Masih kata Dede, “Adalah bagaimana kita membangun silaturahmi dengan spiritnya DPU yakni kompak, bekerja bersama dan sama bekerja, karena hal ini semoga menjadi teladan bagi perangkat daerah lainnya,”harapnya

“Seiring jumlah pegawai DPU hampir 500 orang, terdiri ASN dan Non ASN itu akan secara bertahap akan dilakukan pembinaan atau pengendalian secara hilarki. Jadi artinya Kepala bidang mengendalikan stafnya, Kepala UPTD mengendalikan pelaksana lapangan serta non ASN termasuk pada bidang irigasi ada termasuk mitra cai, itulah yang telah disampaikan,”Beber Dede saat di konfirmasi usai kegiatan Rakor tersebut.

Disinggung informasi prioritas pembangunan, Dede beberkan Program prioritas untuk DPU sebenarnya mengawal dua indikator kinerja utama diantaranya tingkat kemantapan jalan yang kedua kondisi jaringan irigasi

“Nah dua hal ini adalah prioritas program kami dalam rangka bagaimana mewujudkan infrastruktur layanan dasar dan penunjang layanan ekonomi masyarakat. Sedangkan irigasi berkaitan penunjang ketahanan pangan daerah dapat terpenuhi, “tandasnya

Kaitan dengan jalan, berdasarkan SK terbaru penetapan ruas jalan kabupaten adalah sepanjang 1400 kilometer, yang sebelumnya 1200 Kilometer, nah ini menjadi PR besar kita harus menjamin infrastruktur jalan itu harus mantap berdasarkan standar yang dipenuhi oleh pemerintah,”tegas Dede menambahkan

“Lalu berkaitan kondisi jalan yang belum tersentuh, sebenarnya dalam perencanaan sudah terpetakan, mana yang akan ditangani tahun ini atau tahun depan sudah ada. Selanjutnya tinggal yang menjadi kendala permasalahan adalah support anggaran, karena anggaran infrastruktur ini besar, untuk itu kami akan berupaya mengusulkan anggaran dari Banprov, DAK atau sumber lainnya. Selain itu pula kami mengharapkan peran serta pengusaha dapat membantu kondisi jalan mantap yang bisa di cover oleh CSR perusahaan,”harap Dede akhiri pembicaraannya.

Editor: Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *