Silang Pendapat Yang Diinisiasi FDSI, Hadirkan Caleg DPR RI dan SMSI Sukabumi Raya

IMG 20240109 071842 01

ONENEWSOKE.com

SUKABUMI, – “Saya sudah praktek sebelum mewacanakan program-program yang saya usung jadi visi misi pencalegan saya,” ucap H.Ayep Zaki Calon Legislatif DPR RI Dapil IV Kabupaten dan Kota Sukabumi dari partai Nasdem.

Hal itu disampaikannya saat hadir menjadi narasumber diskusi berkelanjutan yang digagas Forum Diskusi Sinergi Nusantara (FDSI) bersama Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sukabumi Raya di Cafe Kopi Kabar Baik, Senin (08/01/2024).

Dihadiri belasan pengurus dan anggota SMSI Sukabumi Raya, diskusi bertajuk Optimalisasi Potensi Pertanian dan UKM untuk membangun Kemandirian Pangan dan Memajukan Perekonomian Masyarakat Kabupaten Sukabumi tersebut sedianya menghadirkan Narsum lain yakni tokoh masyarakat KH Abdurachman Badrudin (Ketua Komunitas Tilawah Tiga Puluh Juz Kabupaten Sukabumi), namun berhalangan dan tidak bisa hadir.

Dalam diskusi interaktif tersebut, Ayep menuturkan berbagai perspektif dan langkah taktis berupa visi misi sampai dengan motivasinya untuk masuk ke dunia politik dan yakin akan terpilih menjadi Anggota DPR RI dari Partai Nasdem.

“Kita bisa turut berperan maksimal melaksanakan cit-cita pengabdian masyarakat ketika duduk di kursi pemerintahan, dalam hal ini pilihan saya adalah menjadi Anggota DPR RI,” kata Ayep Zaki.

Dari Curriculum Vittae-nya, sosok yang juga merupakan tokoh akademisi serta pendiri dan Pembina Yayasan Pembina Pendidikan Doa Bangsa atau lebih dikenal dengan FKDB tersebut mempunyai rekam jejak yang tidak main-main. Berbagai penghargaan dan karya pengabdian masyarakat yang didapatkannya cukup banyak.

” Visi saya untuk membangun perekonomian dan pendidikan serta menegakan supremasi hukum, guna mewujudkan kemakmuran dan keadilan di Negara Kesatuan Republik Indonesia. Adapun target sasarannya lebih fokus pada Sukabumi. Membangun perekonomian melalui program kemitraan dengan mengajak masyarakat mengembangkan program ekosistem pertanian, peternakan dan pemberdayaan masyarakat, dan membangun sektor, ini saya sudah praktek !,” ucapnya.

Juga disampaikannya, terkait dunia pendidikan, Ayep bertujuan mempersiapkan generasi penerus bangsa di mulai sejak usia dini. Sementara itu padaProgram Ekosistem pertanian yang dijalankan ini fokus pada peningkatan hasil produktivitas pertanian, khususnya para petani sampai pada mewujudkan kedaulatan pangan.

“Bab Program pemberdayaan masyarakat, tentunya program yang digulirkan harus dapat secara nyata membantu masyarakat
agar memiliki keterampilan sehingga mampu berwirausaha secara mandiri,”tandasnya.

Ayep juga menegaskan paparannya dengan bukti proyek pembangunan yang sudah dilakukannya sebelum ini.

“Rintisan dari pembangunan ekonomi yang dilakukan saat pertama kali, di implementasikan melaluiProgram KARIBAJA (Kalimantan, Riau, Batam, dan Jawa), di mana anggota yang ikut berpartisipasi dalamprogram tersebut ditempatkan dan dikaryakan di berbagai titik UMKM yang kelak akan disebar ke seluruh
penjuru Indonesia. Saya bergerak tanpa henti untuk melakukan pembinaan UMKM dan selalu mengingatkan para anggota agar menjadi manusia yang dapat bermanfaat bagi bangsa dan negara,” kata Ayep.

Dituturkannya, hasil dari pembinaan tersebut, saat ini sudah berdiri titik-titik UMKM rintisan yang totalnya sudah mencapai 242Unit Usaha yang tersebar di 28 provinsi di Indonesia.

“Selain membangun unit-unit usaha, pada Tahun 2005 mulai membangun unit-unit satuan pendidikan mulaidari LKP, PAUD, SMP, SMA, SMK dan Yayasan sebagai operator untuk pembangunan di bidang pendidikan melalui YPPDB yang seluruh pembiayaannya dari hasil kegiatan pembangunan di bidang ekonomi. Iniartinya secara mandiri membangun ekonomi melalui pendirian UMKM untuk membiayai pembangunandunia pendidikan,” imbuhnya.

Diketahui, total saat ini ada 23 satuan pendidikan yang telah dibangun. Selain 23 satuan pendidikan yang tersebar diseluruh wilayah Indonesia, terdapat juga mahasiswa yang menempuh pendidikan di Perguruan Tinggidalam dan luar negeri yang full dibiayai dari hasil kegiatan ekonomi. Sehingga total anak asuh yang beradadalam 23 Satuan Pendidikan YPPDB dan Mahasiswa saat ini berjumlah sekisar 1505 orang.

Ketua SMSI Sukabumi Raya, Eman Sulaeman  biasa disapa kang Sule ini, yang juga hadir mengungkapkan apresiasinya atas kehadiran Ayep Zaki dalam diskusi berkelanjutan ini.

“Prinsipnya SMSI Sukabumi Raya akan memantau tajam pelaksanaan Pemilu 2024 kedepan dan berharap Pemilu yang damai, jujur dan adil dapat terselenggara dengan baik. Kami siap bersinergi dengan semua pihak agar hal itu dapat terselenggara,”tandasnya

Nampak hadir dalam kegiatan tersebut beberapa pemilik media atau perwakilannya selaku pengurus dan Anggota SMSI.

Editor: (*ONE)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *