Respon Cepat! PT Wilton Wahana Indonesia Segera Realisasikan Yang Menjadi Keluhan Warga Mekarjaya

IMG20231218162727 01 scaled

ONENEWSOKE.com

CIEMAS-SUKABUMI, – Dengan respon yang cukup cepat, akhirnya keluhan warga Desa Mekarjaya Kecamatan Ciemas Kabupaten Sukabumi Jawa Barat, mengenai aliran sungai/susukan yang selama ini airnya digunakan warga untuk keperluan sehari-hari, yang keruh akibat lumpur yang berasal dari aktivitas PT Wilton Wahana Indonesia, bisa diselesaikan.

Sempat sebelumnya warga mengupload video saat dirinya sedang mengunakan wastafel untuk mencuci. Dengan backsound si pembuat Video menggerutu dah keluhkan akibat air tersebut, itu nampak jelas air keluar dari wastafel dengan warna kecoklatan.

IMG 20231218 205047

Akhirnya, dari peristiwa tersebut Kepala Desa Mekarjaya Ibu Wida langsung berkordinasi dengan Muspika Kecamatan Ciemas dan juga pihak PT Wilton Wahana Indonesia untuk segera mencari solusinya.

Tanpa menunggu lama, Muspika pun langsung mendatangi lokasi untuk mencari fakta kebenaran informasi tersebut. Sesampainya di lokasi, jelas memang sumber air yang bercampur lumpur berasal dari aktivitas PT Wilton Wahana Indonesia yang tidak jauh dari aliran sungai/susukan yang menuju ke perkampungan warga.

IMG 20231218 205030

Dan akhirnya, dengan responsif perwakilan dari kantor Pusat PT Wilton Wahana Indonesia pun datang ke Kantor Desa Mekarjaya atas undang pemerintah Desa untuk melakukan mediasi dengan warga masyarakat Desa yang terdampak, Senin 18 Desember 2023.

Nampak perwakilan warga dari tiga (3) Kedusunan yang ada di wilayah Desa Mekarjaya, jajaran Muspika Kecamatan Ciemas Kapolsek Ciemas Iptu Azhar Sunandar dan jajaran, Camat Ciemas Usep Supelita SE.,MM., dan jajarannya, Danramil Ciemas Lettu Arm Akyadi dan juga jajarannya, Kepala Desa Mekarjaya Wida staf dan jajarannya hadir di mediasi tersebut, tokoh masyarakat Bangbang Sujana yang sebelumnya mereka sudah mendatangi sumber TKP yang berada Kampung Sanggarawa.

Mediasi pun kemudian digelar sekitar pukul 14:45 Wib, antara warga dengan pihak perwakilan PT Wilton Wahana Indonesia yang dipimpin langsung Camat Ciemas Usep Supelita.

Bangbang Sujana, salah satu tokoh masyarakat yang juga mantan Kepala Desa Mekarjaya sebelumnya, dirinya mewakili warga yang terdampak mengatakan

“Kami mewakili warga masyarakat Desa Mekarjaya yang terdampak dari lumpur tersebut, berharap adanya pertanggungjawaban dari Pihak perusahaan terhadap warga yang dirugikan. Misal ada warga yang selama ini bisa menggarap lahan sawahnya, namun setelah adanya peristiwa tersebut mereka tidak bisa bertani atau hasil panennya tidak maksimal,”ungkapnya.

Selain itu Bangbang juga meminta kepada pihak PT, untuk segera berikan air bersih untuk warga, lalu lakukan pendataan warga yang terdampak disekitaran sungai akibat aktivitas yang dilakukan oleh pihak PT.

“Dan kami tegaskan juga, bahwa yang hadir saat ini adalah benar-benar warga masyarakat yang terdampak. Karena selama ini warga tidak pernah berbuat apa-apa atau menghalangi kegiatan PT kalau tidak ada persoalan. Jadi sekali lagi saya mewakili warga masyarakat Desa Mekarjaya kepada pihak PT untuk segera antisipasi dan selesaikan apa yang menjadi harapan dan keinginan warga saat ini,”tandasnya.

Ditengah diskusi, Camat Ciemas Usep Supelita pun menyampaikan pesannnya kepada pihak PT, perihal PBB yang sampai saat ini belum dilunasi oleh pihak PT Wilton Wahana Indonesia. Termasuk mengenai keluhan warga mengenai bisingnya mesin dari PT pada hari Jum’at, agar diberhentikan sementara waktu sisi lain dalam upaya saling menghargai sesama umat beragama,”ungkap Camat

Ditempat yang sama, Kapolsek Ciemas Iptu Azhar Sunandar juga menegaskan perihal ploting sumur bor untuk segera di lakukan melalui Humas dari pihak PT, sehingga ujungnya tidak menjadi ekses,”harapnya.

Sementara itu, perwakilan dari PT Wilton Wahana Indonesia pusat, Decky Susanto Manajer Operasional  HO menjawab apa yang menjadi keinginan warga saat terjadi silang pendapat.

“Menanggapi permohonan dari warga yang disampaikan oleh Pa Bangbang tadi, silahkan data warga yang terdampak nanti kirimkan datanya sama Pa Cutay sebagai Humas dari pihak PT. Dan mengenai sumur bor, hari ini saya sampaikan silahkan nanti dibicarakan biaya sumur bor berapa nanti yang dibutuhkan disampaikan saja,”ungkapnya

Dan mengenai jalan, Lanjut Decky,  “Nanti akan saya sampaikan dulu sama pa Gunawan yang memang datanya ada sama beliau. Kemudian akan saya langsung peretemukan Pa Bangbang dengan pimpinan nanti di Jakarta, agar semuanya tranparan dan jelas. Lalu perihal PBB yang tadi disampaikan Pa Camat, segera saya akan Komunikasikan dengan bagiannya di perusahaan,”imbuhnya

Kemudian masih ditempat yang sama, Cahyaman dari pihak PT Wilton Wahana Indonesia juga, dirinya ikut menambahkan. Perihal aliran air yang berlumpur, pihak PT sudah buatkan DAM untuk antisipasi air yang berlumpur sementara waktu. DAM sendiri nantinya akan dibangun permanen dengan menghadirkan tim ahlijya, sehingga aliran air pun yang biasa mengalir di sungai/susukan ke tempat warga bisa digunakan seperti biasanya dan aman.

Akhirnya dari hasil mediasi tersebut, kedua belah pihak baik warga maupun dari pihak PT Wilton Wahana Indonesia menyepakati untuk menjalankan hak dan kewajibannya masing-masing. Yang dituangkan dalam surat kesepakatan bersama. Acara pun selesai dan dilanjutkan dengan sesi poto bersama

Editor: (*ONE)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *