Berita  

Restocking Kembali Digelar DKP Kabupaten Sukabumi di Dua Desa, di Kecamatan Waluran

IMG 20230831 WA0156

ONENEWSOKE.com

SUKABUMI, – Dalam rangka Implementasi SATU JORAN, kembali Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sukabumi, melakukan kegiatan perilisan ikan ( Restocking) bersama perangkat Desa, yang bertempat di CekDam Galumpit Desa Sukamukti dan Sungai Cibereum Desa Mangunjaya Kecamatan Waluran Kabupaten Sukabumi, pada Kamis 31 Agustus 2023.

Kegiatan tersebut dalam upaya pelestarian di wilayah Kecamatan Waluran.

Peserta yang hadir di kegiatan tersebut diantaranya;

  1. Subkoor PSDKP Tangkap
  2. Analis SDI
  3. Perangkat Desa Sukamukti
  4. Perangkat Desa Mangunjaya
  5. Penyuluh Perikanan Bantu .

Saat dikonfirmasi Awak Media onenewsoke.com, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Nunung Nurhayati menjelaskan,

“Kegiatan ini dilaksanakan untuk menindaklanjuti permohonan Desa Sukamukti dan Mangunjaya mengenai permintaan benih ikan untuk di rilis di Cekdam Galumpit dan Sungai Cibereum. Sekaligus sosialisasi untuk menghimbau agar masyarakat tidak melakukan kegiatan penangkapan ikan yang destruktif yang dapat mengancam keberlangsungan kehidupan seperti menyetrum dan meracun ikan, “ungkapnya.

Perlu diketahui juga, Desa Sukamukti Kecamatan Waluran dimekarkan menjadi 2 (dua) Desa yang dibatasi oleh batas Jalan Provinsi dan batas Sungai Cipicung, Sungai Cipatat, Lembah Cimacan, dan Sungai Cibeureum. Posisi Desa Sukamukti terletak di bagian selatan sedangkan Desa
Mangunjaya Kecamatan Waluran di bagian Utara.

Adapun jenis ikan yang dilepasliarkan adalah ikan Nilem sebanyak 3.000 ekor dan ikan Wader sebanyak 3.000 ekor. Ikan tersebut merupakan ikan Lokal yang hidup liar di perairan umum terutama di sungai-sungai yang berarus sedang dan berair jernih.

Ikan tersebut merupakan ikan ekonomis yang mudah di dapatkan dan disukai sebagai produk makanan untuk pemenuhan gizi di masyarakat.

Ditambahkan Nunung, “Saat ini Dinas Perikanan melalui program inovasi SATU JORAN (Samakan Tujuan Jaga Ekosistem Perairan) bersinergi dengan menggandeng para stakeholder yang bersentuhan langsung dengan aktivitas pengelolaan perairan di Kabupaten Sukabumi dari hulu hingga ke hilir. Melalui program tersebut, banyak upaya pelestarian ikan dan lingkungan yang telah di lakukan, diantaranya melalui restocking ikan berkala dengan komunitas pemancing, pendataaan hasil tangkapan perikanan, pembentukan kelompok kerja (POKJA) pengelola perairan darat, hingga menghasilkan rumusan- rumusan yang menjadi dasar dalam arah kebijakan pembangunan perikanan di Kabupaten Sukabumi,”kata Nunung menambahkan.

Selain itu, Dinas Perikanan juga turut mengajak masyarakat sekitar agar ikut serta dan bersinergi dalam upaya pelestarian ikan dan lingkungan, adapun kegiatan yang dapat dilakukan seperti : Bersih sungai, Penanaman pohon di Lingkungan Sungai/ Situ, tidak membuang sampah sembarangan, tidak menggunakan alat tangkap yang berbahaya bagi biota perairan seperti penggunaan setrum dan racun, serta bersama sama mengawasi pembuangan limbah langsung yang berbahaya ke sungai.

Dinas Perikanan juga menyampaikan bahwa kegiatan perilisan ikan ini harapannya dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat setempat, nantinya ikan yang ada dapat dimanfaatkan untuk pemenuhan gizi masyarakat, sebagai bentuk komitmen dinas perikanan dalam menurunkan angka stunting.

Nunung juga berharap, kegiatan tersebut dapat ditularkan oleh seluruh perangkat desa, bentuk kepedulian yang tinggi terhadap pelestarian ikan ini dapat membantu upaya pengelolaan perairan darat di Kabupaten Sukabumi secara berkelanjutan.

Dinas perikanan mendorong agar desa dapat menerbitkan PERDES yang memuat upaya pengelolaan perairan, diantaranya berisi larangan kegiatan penangkapan ikan secara destruktif, menjaga kebersihan sungai dan lingkungannya. Dimana PERDES ini merupakan turunan dan tindak lanjut dari Amanah PERDA Kabupaten Sukabumi Nomor 1 Tahun 2023 mengenai pengelolaan perikanan.

Editor: (*ONE)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *