Berita  

Warga Bandung -Jawa Barat Akan Miliki Akses Pilihan Jalan Tol Baru Yang Menyambung Ke Bandung

IMG 20220828 WA0050 01

ONENEWSOKE.com

BANDUNG _ Mungkin tidak akan lama lagi bagi Warga Bandung – Jawa Barat akan banyak memiliki akses pilihan tol, Baik untuk menuju ke arah timur atau pun ke arah selatan.

Ada tiga ruas tol yang akan dibangun yang menyambungkan ke Bandung yang antara lain, Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu), Gedebage- Tasikmalaya- Cilacap (Getaci), dan Jakarta-Cikampek (Japek) II Selatan.

Tol Cisumdawu

Tol tersebut sepanjang 62,6 km akan melintasi wilayah Kabupaten Bandung, Kabupaten Sumedang, hingga Kabupaten Majalengka. Tol tersebut apabila sudah tersambung dengan Tol Cikopo-Palimanan, dengan demikian akan tersambung sepenuhnya menghubungkan Kota Bandung dan Cirebon.

Dan tol itu baru 1 seksi yakni dari ruas Cileunyi – Pamulihan sepanjang 11,45 km yang beroperasi dari 6 ruas pembangunan.

Ke 6 ruas tol tersebut adalah
– Seksi 1 porsi pemerintah Cileunyi Pamulihan 11,45 km (Sudah beroperasi)
– Seksi 2 porsi pemerintah Pamulihan-Sumedang 17,05 km
– Seksi 3 BUJT Sumedang-Cimalaka 4,05 km
– Seksi 4 BUJT Cimalaka-Legok
  8,2 km
– Seksi 5 A&B BUJT Legok-Ujung Jaya 14,9 km
– Seksi 6 Ujung Jaya-Dawuan.

Tol ini juga akan menjadi akses bagi warga Bandung untuk menuju Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) di Kertajati Kabupaten Majalengka – Jawa Barat.

Tol ini diproyeksikan akan beroperasi pada akhir tahun 2022 ini, sehingga nanti warga Bandung yang mau menuju kota Cirebon atau Bandara Kertajati bisa masuk tol ini melalui Gerbang tol simpang susun Cileunyi, Kabupaten Bandung.

Tol Gedebage – Tasikmalaya – Cilacap (Getaci)

Tol tersebut merupakan bakal tol terpanjang milik RI yaitu sepanjang, 206,65 km, Tol ini diproyeksikan  sudah beroperasi penuh pada 2029 mendatang. Untuk warga Bandung yang akan menuju Cilacap – Jawa Tengah bisa langsung melalui tol tersebut. Tol ini juga diharapkan dapat mengurai kemacetan akses menuju Selatan Jawa, juga meningkatan perekonomian Jawa Barat sebesar 2% – 4%.

Tol Getaci terdiri dari 4 seksi yakni Seksi 1 Junction Gedebage – Garut Utara 45,20 km, seksi 2 Garut Utara – Tasikmalaya 50,32 km, seksi 3 Tasikmalaya-Patimuan 76,78 km, dan seksi 4 Patimuan-Cilacap 34,35 km.

Nilai investasi terhadap pembangunan jalan tol tersebut Rp.56 triliun, ini akan dibagi menjadi dua tahap. Tahap pertama Gedebage – Tasikmalaya, dan rencananya akan mulai dibangun pada tahun 2022 dan selesai di tahun 2024. Sementara untuk tahap kedua, Tasikmalaya – Cilacap konstruksinya dimulai pada 2027 dan selesai di 2029.

Tol terpanjang di Indonesia ini akan memiliki 9 buah simpang susun dan 1 buah junction, yaitu junction Gedebage yang akan terkoneksi dengan jalan tol Padalarang-Cileunyi (Padaleunyi). Jalan tol ini akan memiliki 2×2 lajur dengan lebar lajur 3,6 meter, serta akan dibangun dengan desain struktur AT GRADE sepanjang 175,27 km, struktur elevated sepanjang 22,26 km, dan pile slab sepanjang 9,12 km.

Penjelasan dari Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sendiri yang menyebut, Rencananya tol ini akan dimulai pembangunannya pada tahun ini, dan tahapan pertama Gedebage-Tasikmalaya ditargetkan rampung pada 2024 mendatang.

Dalam keterangan juga Menteri PUPR mengatakan, Dalam pembangunan tol Getaci saya ingin mengingatkan cepat ” Is a Must But Not a Sufficient,” ujarnya.

Sedangkan untuk pembangunan tahap kedua Tasikmalaya-Cilacap konstruksinya akan dimulai pada 2027 mendatang dan selesai di 2029.

Sementara itu untuk tol Jakarta – Cikampek II Selatan diproyeksikan menjadi jalan alternatif dari Jakarta menuju Bandung atau sebaliknya. Bahkan diklaim menjadi lebih cepat dari jalur eksisting.

“Ini menjadi pertemuan Jakarta dan Cipularang. Rencana kecepatan maksimum di sini 80 km per jam dan ini jaraknya 62 km jadi lebih cepat (Sekitar 45 menit tiba dari Jakarta-Bandung, atau pun sebaliknya, Hal itu yang dikatakan Direktur Teknik PT.Jasa Marga Japek Selatan, Bambang Sulistyo.

Tetapi waktu tempuh yang kurang lebih 1 jam ini hanya menghitung perjalanan dari Jatiasih, Kota Bekasi, menuju wilayah Sadang, Purwakarta, dan untuk menuju Kota Bandung masih perlu menempuh perjalanan sekitar 50 km lagi. Yang apabila di estimasi memerlukan waktu sekitar
35 – 40 menit sampai gerbang tol Pasteur.

Untuk pembangunan proyek ini tengah dikebut, terutama untuk paket 3 dijadwalkan bisa beroperasi penuh di awal tahun 2023. Sedangkan untuk untuk paket dipatok selesai pada 2024 dan 2028 mendatang.

Seperti berikut rinciannya:

Paket 1; – dari Jati Asih-Setu Sta 0+00 sampai dengan Sta 9+300 sepanjang 9,3 km, meliputi wilayah Kota Bekasi, dan Kabupaten Bogor  (Konstruksinya masih belum dimulai). Namun progres pembebasan lahan sudah mencapai 3,61% ditargetkan beroperasi pada Januari 2028 mendatang.

Paket 2 ; – dari Setu-Taman Mekar Sta 9+300 sampai 34 – 150 sepanjang 24,85 km, yang meliputi wilayah Kabupaten Bekasi (Kontruk juga belum dimulai). Dan progres pembebasan lahan sudah mencapai 54,63%, ditargetkan beroperasi pada Januari 2024 mendatang.

Paket 3 ; – dari Taman Mekar menuju Sadang Sta 9 + 300 sampai dengan 34 + 150 sepanjang 24,85 km, meliputi wilayah Kabupaten Karawang, dan Purwakarta dan sudah hampir rampung.
(rach).

Writer: Arif Rahman Editor: (*ONE)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *