ACEH BARAT, ONENEWSOKE.COM

Pihak Pemerintahan Desa Drien Rampak Sangat kecewa dengan adanya kejadian adanya 4 orang kupu-kupu malam yang di temukan di daerah kawasan Desa Drien Rampak, pada Selasa 14 September 2021.

Keuchik Desa Drien Rampak Bustamam mengakui tidak tahu apa-apa tentang kejadian tersebut namun hal ini sangat memalukan Desa Drien Rampak.

“Kami sangat kecewa terhadap Losmen montela yang membiarkan maksiat merajalela,”tegas Keuchik Bustaman

Dalam hal ini sekdes pun angkat bicara terhadap kekecewaan terhadap Loesmen Montela yang membiarkan ada nya kupu-kupu malam di Losmen tersebut.

“Kami kedepan nya akan memperketat pengawasan terhadap Losmen atau penginapan serta kos-kosan yang ada di sekitar Desa Drien Rampak dan Terkait peristiwa ini kami menyerahkan semua serta percaya kepada Sat-Pol PP dan WH Aceh Barat untuk menindak lanjuti” dengan perasaan kecewa Sekretaris Desa Said Hamzah.

Setelah itu beliau menerangkan lagi kedepannya akan membuat Qanun Gampong terkait kemaksiatan.

“Nanti kami akan musyawarah untuk membuat Qanun Gampong terkait kemaksiatan butir-butir nya akan kami musyawarah dan kami akan mengajak pemuda Gampong untuk aktif dalam menjaga Gampong Drien Rampak,” tambah Said Hamzah.

Mengenai 4 kupu-kupu malam tersebut sudah diserahkan sepenuhnya ke Sat-Pol PP dan WH Aceh Barat.

Koresponden : alfianpasee
Editor : Satrio PS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here