Sukabumi, ONENEWSoke.com – Terkait anggaran penyertaan modal APBD Perusahaan Daerah dalam masa pandemi Covid19 ini, Ketua Umum LSM GAPURA RI, Hakim Adonara mengkritisi sikap Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Yudha Sukmagara.

“DPRD harus bisa mengantisipasi hal ini, besarnya anggaran penyertaan modal pada beberapa Perumda di Kabupaten Sukabumi patut kami sayangkan di tengah pandemi Covid19 ini, masih banyak kegiatan lain yang lebih diprioritaskan untuk mengatasi dampak dari Covid19 yang masih belum tuntas sampai sekarang,” tegas Hakim.

Pasalnya, lanjut Hakim, pihaknya menyayangkan sikap Ketua DPRD Yudha Sukmagara yang sempat mengeluarkan statement terkait kosongnya Kas Daerah 2020 lalu akibat minimnya penyerapan PAD.

“Korelasinya PAD dengan besarnya puluhan miliar penyertaan modal pada Perumda setiap tahunnya seperti apa, kan faktanya masih jauh dari yang diharapkan, maka anggaran penyertaan modal ini memang secara budgeting di satu sisi menunjukan sistem penganggaran Pemda yang tidak matang dan di lain sisi kelemahan DPRD dalam menjalankan fungsi pengawasannya,” katanya kepada media.

Apalagi, lanjut ketua umum lembaga sipil anti rasuah ini, besarnya penyertaan modal Perumda yang baru lahir juga disetarakan dengan Perumda yang lama, “yang lama saja harusnya dikurangi malah makin membengkak dan bahkan yang baru lahir disetarakan, diakhir tahun semua pihak menjerit PAD tekor, kalah dengan warung mang Ujang, masa begitu?,” celoteh Hakim.

Sementara itu, Ketua DPRD Yudha Sukmagara saat dikonfirmasi media mengatakan DPRD akan mengoptimalkan hal ini baik dalam pembahasan maupun pengawasan dalam pelaksanaannya nanti, “ya saya apresiasi kritikan dari siapapun masyarakat sebagai vitamin buat saya selaku Ketua DPRD termasuk dari LSM GAPURA, memang untuk Perumda ini diperlukan pengawasan khusus,” kata Ketua DPRD yang akrab dipanggil YSG ini.

YSG juga mengatakan tidak hanya soal permohonan saja tapi juga kinerja Perumda yang patut diawasi, “kinerja semua Perumda harus sesuai target bahkan harus ditingkatkan melebih dari target PAD, tidak sebatas permohonan penambahan penyertaan modal melulu tetapi juga harus disertai dengan rencana target pendapatannya,” tegas YSG. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here