JAWA TIMUR, onenewsoke.com.

Sembilan Kecamatan di Kabupaten Probolinggo-Jawa Timur terdampak abu vulkanik Gunung Semeru pada Sabtu sore kemarin hingga malam hari.Minggu (17/21)

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo Anggit Hermanuadi mengatakan, Gunung Semeru mengalami Erupsi pada Sabtu pukul 17.24 WIB yang mengakibatkan beberapa wilayah di Kabupaten Probolinggo mengalami hujan abu vulkanik
pada pukul 17.40 WIB – 21.08 WIB, terangnya.

Ia pun menjelaskan sembilan Kecamatan yang sempat diguyur hujan abu vulkanik selama beberapa jam yakni, Kecamatan Kuripan, Bantaran, Leces, Tegalsiwalan, Dringu, Banyuanyar, Sumberasih, Wonomerto, dan Kecamatan Sumber.

Hari ini sudah tidak ada hujan abu vulkanik Gunung Semeru karena sudah reda, namun Pusat Pengendali Operasional Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) masih mencari informasi di wilayah yang terdampak, katanya.

Hujan abu vulkanik Gunung Semeru juga mengguyur lima Kecamatan di Kabupaten Lumajang yakni, Kecamatan Candipuro, Pasrujambe, Senduro, Gucialit dan Pasirian.

Sebelumnya Gunung Semeru (Kabupaten Lumajang) kembali erupsi dan meluncurkan guguran awan panas dengan jarak luncur 4 kilometer ke arah Besuk Kobokan pada Sabtu pukul 17.24 WIB.

Selain itu juga terpantau aktivitas guguran lava juga terjadi dengan jarak luncur antara 500 – 1000 meter dari Kawah Jongring Seloko ke arah Besuk Kobokan.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menetapkan status gunung tertinggi di Pulau Jawa itu masih pada level II atau waspada, meskipun ada peningkatan aktivitas gunung api tersebut.
(rach/One).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here