Onenewsoke.Com

Sukabumi Kota_Dalam rangka cipta kondisi (Cipkon),pada masa pemberlakuan adaptasi kebiasaan baru, Kepolisian Daerah Jawa Barat menggelar operasi mandiri kewilayahan dengan sandi operasi Patuh Lodaya 2020.Operasi tersebut rencananya akan digelar selama 14 hari, dimulai tanggal 23 Juli hingga 05 agustus 2020.

Menyikapi hal tersebut, jajaran Satuan Lalu Lintas Polres Sukabumi Kota mulai mensosialisasikan operasi mandiri kewilayahan tersebut, salah satunya melalui ON AIR di radio Suara Selabintana News FM 91.10, jalan Perintis Kemerdekaan Cikole Sukabumi, sekitar pukul 10:00 Wib,Senin (20/07/2020)

Didampingi anggota, Kasat Lantas Polres Sukabumi Kota AKP Atik Suswanti menyampaikan bahwa secara umum target operasi Patuh Lodaya 2020 meliputi segala bentuk potensi gangguan, ambang gangguan dan gangguan nyata yang dapat mengakibatkan penularan wabah virus corona.

Selain itu, Operasi mandiri kewilayahan tersebut dilaksanakan dalam rangka meminimalisir titik lokasi kemacetan, pelanggaran lalulintas dan kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Sukabumi Kota.

Pada kesempatan yang sama, AKP Atik menyebutkan bahwa pelaksanaan operasi patuh lodaya 2020 tetap dilaksanakan secara preventif, persuasif dan humanis dengan tetap mempedomani protokol kesehatan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19

Informasi yang berhasil diperoleh menyebutkan bahwa sasaran prioritas operasi patuh lodaya 2020 dalam penegakan hukum terhadap pelanggaran lalu lintas adalah sebagai berikut :

  1. Larangan penggunaan Handphone saat mengemudikan kendaraan bermotor ;
  2. Pelanggaran Tidak menggunakan Helm baik pengemudi dan penumpang sepeda motor ;
  3. Pelanggaran mengendarai kendaraan bermotor diatas trotoar ;
  4. Pelanggaran mengemudikan kendaraan bermotor melawan arus, melintas bahu jalan dan sepeda motor masuk jalan tol ;
  5. Pelanggaran mengemudikan kendaraan bermotor berbalapan di jalan ;
  6. Pelanggaran mengemudikan kendaraan bermotor pada perlintasan Kereta Api yang tidak berhenti ketika sinyal sudah berbunyi, palang pintu sudah mulai ditutup;
  7. Pelanggaran Mengemudikan kendaraan bermotor melanggar aturan perintah atau larangan yang dinyatakan dengan alat pemberi Isyarat Lalu Lintas ;
  8. Pelanggaran menggunakan kendaraan bermotor tidak gunakan Helm SNI ;
  9. Pelanggaran pengemudi yang tidak memberikan prioritas kepada pengguna jalan yang yang emperoleh hak utama ;
  10. Pelanggaran Mengemudikan Kendaraan bermotor melebihi batas kecepatan ;
  11. Mengemudikan kendaraan bermotor di jalan tanpa menyalakan lampu utama pada malam hari.(*One)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here