Onenewsoke.Com

Sukabumi_Dengan metode warisan leluhur,yakni Gotong royong,kerjasama Satgas TMMD dan masyarakat lokal,dalam upaya menyelesaikan pekerjaan rabat beton di Kampung Cimurilit-Kampung Rahong, Desa Sukaluyu, Kecamatan Kalibunder Kabupaten Sukabumi,dengan panjang 600 meter,akhirnya bisa mencapai target.Minggu 12 July 2020.

Lalu disampaikan perihal tersebut oleh Pasiter (Perwira Seksie Teritorial) Kodim 0622 Kabupaten Sukabumi, Kapten Arm Witono.

Dirinya mengatakan_”Pihaknya mengedepankan gotong royong dalam arti mengedepankan budaya leluhur Bangsa Indonesia.Karena menurutnya, dengan program TMMD ini untuk membangun kembali giroh semangat gotong royong.

“Alhamdulillah, mudah-mudahan sinergitas dan kekompakan kita jalin dan kita bangun. Dan bisa terwujud kemanunggalan TNI dengan rakyat,”terangnya.

Witono berharap ini bisa menjadi contoh dan memotivasi masyarakat atau wilayah-wilayah lainnya yang ada di negara Indonesia khususnya di Kabupaten Sukabumi.

“Mudah-mudahan bisa tergugah, bahwa gotong royong itu adalah warisan leluhur kita dan merupakan amalan dari Pancasila. Bersama rakyat TNI kuat,” harapnya

Untuk diketahui, TMMD Kalibunder sendiri dipastikan akan berlangsung hingga 29 Juli 2020 mendatang. Adapun sasaran pembangunan fisik dalam TMMD Ke-108 tahun 2020 meliputi pengaspalan jalan desa sepanjang 1,6 kilometer dan lebar 2,5 meter.

Serta pembangunan gorong-gorong sebanyak 7 unit, pembangunan TPT sepanjang 217 meter, lebar 0,25 meter, dan tinggi 1,8 meter, pengerasan jalan desa sepanjang 850 meter, lebar 2 meter, dan tebal 0,15 meter.

Selanjutnya, Pembangunan rabat beton ruas 1 sepanjang 600 meter, lebar 1 meter, dan tebal 0,08 meter, Pembangunan rabat beton ruas 2 panjang 650 meter, lebar 2 meter, dan tebal 0,08 meter, Pembangunan rambat beton ruas 3 panjang 750, lebar 1 meter, dan tebal 0,01 meter, Pembangunan sarana air bersih sumur bor sebanyak 3 unit, Pembangunan MCK sebanyak 3 unit;

Terakhir, Pembangunan Posyandu 1 unit; Pembangunan jembatan gantung sepanjang 40 meter, lebar 1,2 meter, dan tinggi 8 meter, Pembangunan bronjong sepanjang 78 meter persegi dan Rehabilitasi Rutilahu sebanyak 10 unit.

Kemudian untuk sasaran pembangunan non fisik meliputi Penyuluhan Kependidikan, Penyuluhan Keagamaan, Penyuluhan Kesehatan, Penyuluhan Pertanian, Penyuluhan Peternakan, Penyuluhan Kepemerintahan Desa, Penyuluhan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat, Penyuluhan Program KB, Penyuluhan Kesadaran Bela Negara dan Wawasan Kebangsaan serta Pembinaan Pramuka Saka Wira Sartika.(*One)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here