Onenewsoke SUKABUMI-Setelah menggelar rapat musyawarah bersama dokter ahli dari tim tanggap Covid-19 akhirnya Pesantren Al-Ma’tuq mengambil keputusan untuk menghentikan proses belajar mengajar serta memulangkan seluruh santri.

Ancaman Pandemi  Virus Covid-19 yang makin membesar, mendorong pengurus Pondok Pesantren Al-ma’tuq yang berlokasi di Kadudampit  Kecamatan Cisaat, Sukabumi,memberlakukan para siswanya belajar di rumah terhitung dari tanggal (24/3) hingga 14 hari kedepan.

Kebijakan ini sebagai tindakan Preventif untuk menangkal penyebaran virus di lingkungan sekolah yang dianggap beresiko tinggi.
Sebagaimana yang dijelaskan Sekretaris Markas Al-Ma’tuq Sudrajat,kepada Media Onenewsoke.com Sabtu 21/03/2020

“Sekitar 1.300 jumlah siswa yang ada di Pesantren Al-Ma’tuq yang terdiri dari 3 Markaz telah diberikan sosialisasi tentang Virus Corona tersebut,berikut cara pencegahannya.
Selain itu kami juga meminta agar para santri untuk lebih memperhatikan kebersihan” ungkap Sudrajat

Lebih jauh pihak pesantren juga
membatasi tamu yang datang berkunjung

“Mulai saat ini  sampai 14 hari kedepan pondok pesantren membatasi tamu yang berkunjung. Setiap kunjungan harus melalui petugas penerima tamu”jelasnya

Sebagai langkah preventif pengelola pesantren telah melakukan penyemprotan disinfektan di seluruh ruangan

“Sejak beberapa hari ini, seluruh ruangan sekolah, mesjid, kamar mandi,berikut halaman, telah dilakukan penyemprotan disinfektan dan bersih-bersih di semua areal pondok” jelasnya lebih lanjut

“Di samping itu kegiatan ini kami lakukan sebagai respon atas imbauan pemerintah agar waspada terhadap wabah Virus Corona yang saat ini sudah terdeteksi di Sukabumi,” pungkasnya

Reporter   : Almi’at Syahputra

Editor        : Azhar Vilyan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here